SOE, MataTimorpos.com || Sebanyak 1.560 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) yang diserahkan langsung oleh Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, S.IP., S.H., M.H., dalam kegiatan penyerahan SK dan penandatanganan perjanjian kerja yang berlangsung di gor nekmese soe, rabu (30/9/2026).
Berdasarkan laporan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten TTS, sebanyak 1.590 PPPK paruh waktu telah mengisi daftar riwayat hidup (DRH). Namun, pada kegiatan tersebut, SK diserahkan kepada 1.560 orang. Sebanyak 28 orang masih menunggu perbaikan dokumen karena kualifikasi pendidikan belum sesuai dengan jabatan dan masih menunggu konfirmasi dari BKN serta Kementerian PAN dan RB. Sementara itu, dua orang mengajukan permohonan pengunduran diri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati TTS Eduard Markus Lioe, Wakil Bupati TTS Johny Army Konay, Ketua DPRD TTS Mordekhai Liu, Wakil Ketua I DPRD TTS Yoksan Benu, Wakil Ketua II DPRD TTS Arisianus Nenobahan, Sekda TTS Edison Sipa, serta beberapa anggota DPRD dan para PPPK penerima SK paruh waktu.
Dalam sambutannya, Bupati TTS Eduard Markus Lioe menyampaikan apresiasi kepada seluruh penerima SK PPPK paruh waktu atas perjuangan dan kerja keras yang telah dilakukan selama menjadi bagian dari penyelenggaraan pemerintahan di daerah.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, saya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh saudara-saudari yang hari ini resmi menerima SK PPPK paruh waktu. Ini adalah hasil perjuangan panjang, kerja keras, serta bentuk kepercayaan daerah kepada saudara-saudara sebagai bagian dari roda penyelenggaraan pemerintahan di daerah, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan teknis lainnya,” ungkap Eduard yang akrab disapa Bucce.
Menurutnya, penyerahan SK tersebut merupakan momentum penting dan membanggakan, tidak hanya bagi para PPPK paruh waktu yang dinyatakan lulus, tetapi juga bagi keluarga serta Pemerintah dan masyarakat Kabupaten TTS.
“Hari ini adalah momen penting dan membanggakan, bukan hanya bagi saudara-saudari PPPK paruh waktu yang telah dinyatakan lulus, tetapi juga bagi keluarga serta pemerintah dan masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan. Kehadiran saudara-saudari adalah harapan baru untuk memperkuat pelayanan publik dan mewujudkan pemerintahan yang bersih, profesional, serta berorientasi pada kepentingan rakyat,” katanya.
Bucce menegaskan bahwa status sebagai PPPK paruh waktu bukan semata-mata sebuah status pekerjaan, melainkan amanah yang harus dijaga dan dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan loyalitas.
“Perlu saya tegaskan bahwa status sebagai PPPK paruh waktu bukan semata-mata sebuah status pekerjaan, tetapi juga amanah yang harus dijaga dan dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan loyalitas. Tugas utama saudara-saudara adalah melayani masyarakat, bukan sekadar menjalankan tugas sebagai aparatur yang dapat dibanggakan oleh pemerintah, tetapi juga oleh masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan,” tegasnya.
Ia juga meminta para PPPK paruh waktu untuk selalu menanamkan semangat pengabdian, kedisiplinan, serta kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat.
“PPPK paruh waktu yang saya banggakan, Kabupaten Timor Tengah Selatan masih menghadapi berbagai tantangan, baik di sektor pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, maupun pelayanan publik. Oleh karena itu, kehadiran saudara-saudara sebagai ASN diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah,” ujarnya.
Bupati meminta seluruh PPPK paruh waktu agar bekerja dengan hati, menjunjung tinggi etika birokrasi, serta menjaga nama baik instansi dan pemerintah daerah.
“Saya minta agar saudara bekerja dengan hati, menjunjung tinggi etika birokrasi, serta senantiasa menjaga nama baik instansi dan pemerintah daerah,” lanjutnya.
Selain itu, Bucce mengingatkan para PPPK paruh waktu untuk terus meningkatkan kompetensi, semangat kerja, serta disiplin dalam melaksanakan tugas.
“Saya juga mengingatkan agar dalam menjalankan tugas, saudara terus belajar dan meningkatkan kompetensi, semangat kerja, serta disiplin dalam masuk dan pulang kantor maupun dalam melaksanakan pekerjaan selama jam kerja. Saudara juga harus loyal kepada atasan dan pimpinan di tempat kerja masing-masing,” katanya.
Menurutnya, tuntutan pekerjaan di era saat ini mengharuskan setiap aparatur untuk mampu beradaptasi terhadap berbagai perubahan.
“Era saat ini menuntut kita untuk adaptif, kreatif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati TTS kembali menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PPPK paruh waktu yang telah menerima SK dan meminta mereka menjalankan tugas serta tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.
“Akhir kata, sekali lagi saya ucapkan selamat menjalankan tugas dan tanggung jawab. Jadilah aparatur yang dapat dibanggakan, tidak hanya oleh pemerintah, tetapi juga oleh masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan,” pungkasnya.

















