TTS, MataTimorPos.com || Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) kembali menggulirkan program bantuan pangan tahun 2026 yang secara resmi diluncurkan oleh Bupati Eduard Markus Lioe, S,IP. SH, MH., pada Rabu (22/04/2026) di gudang beras bulog kabupeten TTS.
Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemenuhan pangan adalah hak dasar yang harus dijamin oleh negara. Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2026 ini, Kabupaten TTS mendapatkan alokasi bantuan yang cukup besar untuk meringankan beban rumah tangga.
“Kita semua menyadari bahwa pemenuhan kebutuhan pangan merupakan salah satu hak dasar setiap warga negara. Oleh karena itu, pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional, bekerja sama dengan Perum BULOG terus berkomitmen menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak kepada masyarakat, khususnya masyarakat penerima bantuan pangan yang tergolong membutuhkan,” ujar Bupati
Lebih lanjut, Bupati merincikan total bantuan yang dialokasikan untuk wilayahnya.
“Di tahun 2026, Kabupaten Timor Tengah Selatan kembali mendapatkan alokasi bantuan pangan berupa beras sebanyak 1.693 ton dan minyak goreng sebanyak 338.788 liter untuk 84.697 KK Penerima Bantuan Pangan (PBP) dengan rincian beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter per KK yang tersebar di seluruh kecamatan dan desa,” jelasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya pengawasan agar bantuan ini benar-benar sampai ke tangan yang tepat tanpa adanya potongan.
“Saya mengajak kita semua untuk menyambut program ini dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab. Mari kita pastikan bahwa bantuan ini tersalurkan secara tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu, tanpa pungutan dalam bentuk apapun,” tegas Eduard.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil NTT, Arrahim K. Kanam, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan Pemerintah Kabupaten TTS. Ia menjelaskan bahwa penyaluran periode Februari-Maret ini dilakukan pada bulan April dengan komitmen distribusi 100 persen tanpa hambatan.
“Kami ucapkan banyak limpah terima kasih kepada Pemerintah Kab TTS atas kepercayaannya dalam mendukung program-program terkait logistik pangan. Dengan adanya bantuan pangan ini, kami berupaya mendukung penugasan dari Badan Pangan Nasional untuk memberikan dukungan ketersediaan pangan bagi masyarakat,” kata Arrahim.
Arrahim menambahkan bahwa pada tahun ini terjadi peningkatan jumlah penerima karena adanya perluasan jangkauan dari Desil 1-3 menjadi Desil 1-4. Di Kabupaten TTS sendiri, jumlah penerima naik 28 persen dari sebelumnya 66.127 menjadi 84.697 KK.
Untuk memastikan transparansi, BULOG menggunakan aplikasi Banpang Mobile yang memungkinkan pemantauan real-time oleh kantor pusat di Jakarta. Distribusi logistik diambil dari Gudang BULOG Karang Sirih dan disalurkan ke kantor desa/kelurahan melalui PT Jasa Prima Logistik (JPL) dengan pendampingan dari Dinas Ketahanan Pangan serta Dinas Sosial setempat.
#Lifakafony

















