Perselisihan di Oeluban Berakhir Damai, Dua Keluarga Apresiasi Kinerja Polsek

TTS, MataTimorPos.com – Upaya penyelesaian konflik melalui pendekatan humanis kembali ditunjukkan jajaran Polsek Mollo Selatan. Perselisihan antara keluarga Oematan dan keluarga Mamo yang sempat mencuat di Desa Oeluban, Kecamatan Mollo Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), akhirnya berakhir damai melalui mediasi yang difasilitasi Polsek Mollo Selatan pada Senin (3/8/2026).

Proses perdamaian berlangsung di Mapolsek Mollo Selatan dan dihadiri oleh kedua belah pihak beserta keluarga. Mediasi dilakukan setelah adanya laporan terkait dugaan pengancaman disertai pencemaran nama baik yang sebelumnya diterima oleh pihak kepolisian.

Berdasarkan pantauan MataTimorPos.com, personel Polsek Mollo Selatan mengedepankan pendekatan persuasif dan musyawarah sehingga kedua keluarga sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Berita Acara Perdamaian yang ditandatangani oleh pihak pertama, Marni Tfuakani, serta pihak kedua yang diwakili Mateos Oematan bersama keluarga. Dalam kesepakatan itu, para pihak menyatakan telah menyelesaikan perkara secara damai, berjanji tidak mengulangi perbuatan serupa, serta sepakat tidak saling menuntut di kemudian hari atas perkara tersebut.

Selain penandatanganan berita acara, keluarga korban maupun keluarga orang tua pelaku juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polres TTS, khususnya Kapolsek Mollo Selatan beserta jajarannya yang dinilai telah bekerja secara profesional dalam menangani laporan hingga tercapainya perdamaian.

Baca Juga  Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Penyerangan Berencana di Desa Bena, Warga Masih Diliputi Trauma

Perwakilan keluarga, Marni Oematan, menyampaikan bahwa penyelesaian yang dilakukan Polsek Mollo Selatan memberikan rasa keadilan sekaligus menjaga hubungan kekeluargaan di tengah masyarakat.

“Kami bersama seluruh pihak, baik korban maupun orang tua pelaku, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polres TTS, khususnya Polsek Mollo Selatan, yang telah bekerja keras menangani laporan kami hingga akhirnya tercapai kesepakatan damai secara kekeluargaan tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun,” ujarnya.

Ia berharap pendekatan yang mengutamakan mediasi dan musyawarah seperti ini dapat terus diterapkan dalam menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat, sehingga hubungan antarwarga tetap terjaga dan situasi kamtibmas di wilayah Mollo Selatan semakin kondusif.

Dengan tercapainya perdamaian tersebut, kedua keluarga sepakat mengakhiri seluruh perselisihan dan membuka lembaran baru demi menjaga keharmonisan serta persaudaraan di Desa Oeluban.

Sementara itu, Kapolsek Mollo Selatan, IPTU M. Syarif Hidayatullah, S.E., berharap perdamaian tersebut menjadi akhir dari seluruh perselisihan di antara kedua keluarga.

Baca Juga  FPDT Apresiasi Kinerja Polres dan Kejari TTS, Desak Terobosan Kasus Korupsi

“Kami dari Polsek Mollo Selatan berharap ke depan sudah tidak ada lagi perselisihan antarkeluarga. Ini bukan lagi dua keluarga, tetapi satu keluarga. Semoga suami dari Ibu Marni segera kita temukan keberadaannya sehingga hubungan kekeluargaan yang selama ini terjalin dapat menjadi lebih baik lagi,” kata Kapolsek.

Ia juga mengajak seluruh anggota keluarga untuk membangun komunikasi yang baik setelah proses perdamaian selesai.

“Harapan kami, setelah keluar dari Polsek ini, bangunlah hubungan komunikasi yang baik antara bapak mantu, anak mantu, mama mantu, dan seluruh keluarga. Jangan lagi saling menyindir ataupun saling menyalahkan atas hilangnya suami dari Ibu Marni. Mari kita jaga hubungan kekeluargaan ini dengan baik,” ujarnya.

Di akhir penyampaiannya, Kapolsek Mollo Selatan turut menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mediasi.

“Terima kasih juga kepada rekan-rekan pers yang sejak pagi telah mengikuti kegiatan kami di Polsek Mollo Selatan. Kehadiran media sangat membantu dalam menyampaikan informasi yang menyejukkan kepada masyarakat,” tutupnya.

 

#LIFA KAFONI

No More Posts Available.

No more pages to load.