Rayakan HUT Pertama, PRI NTT Berbagi Kasih dan Tanam Bibit Sawi Putih di TTS

TTS, MataTimorPos.com || Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Rakyat Indonesia (PRI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar kegiatan konsolidasi organisasi yang dirangkaikan dengan aksi sosial dan penanaman bibit sawi putih di Desa Mnelalete, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

 

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD PRI NTT Vicoas Amalo, Sekretaris DPD Bunggati Umbu Weni, Bendahara DPD Andyos Manu, serta Ketua DPC PRI Kabupaten TTS Abdon I. Bonat Tafuli.

 

Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) pertama Partai Rakyat Indonesia.

 

Ketua DPD PRI NTT, Vicoas Amalo, mengatakan kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada konsolidasi internal partai, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

 

“Yang pertama kami melakukan konsolidasi dengan Ketua DPC Partai Rakyat Indonesia di Kabupaten TTS. Yang kedua, dalam rangka memperingati hari ulang tahun partai yang pertama, kita berbagi kasih dengan mama-mama janda di sini. Karena kami berharap orang-orang yang merasa sendiri dan terpinggirkan, kami ada buat mereka,” ujar Vicoas.

 

Selain memberikan bantuan kepada para janda, PRI juga melakukan penanaman bibit sawi putih sebagai langkah awal mendukung sektor pertanian masyarakat.

Baca Juga  Inche Sayuna, DOB NTT Jangan Jadi Korban Moratorium Sepihak

 

“Kami juga melakukan penyemaian dan penanaman bibit sawi putih untuk bisa memperkuat hasil pertanian masyarakat sehingga bisa menunjang program pemerintah sekarang, misalnya MBG, meningkatkan kesehatan masyarakat, menurunkan angka stunting. Itu yang kami pikirkan dan kami usahakan di sini, semoga semuanya bisa dirasakan masyarakat,” katanya.

 

Vicoas menegaskan, PRI ingin berkontribusi terhadap penguatan ekonomi desa melalui berbagai sektor.

 

“Segala hal yang berhubungan dengan ekonomi di desa akan kita jalankan. Hari ini kami baru melakukan penanaman sawi, mungkin berikutnya peternakan dan juga nelayan,” jelasnya.

 

Menurutnya, meski baru berusia satu tahun, PRI telah berupaya menunjukkan komitmennya melalui aksi nyata.

 

“Partai Rakyat Indonesia adalah partai baru dan baru berumur satu tahun. Tetapi di pertengahan satu tahun ini kami sudah mulai berbuat, bukan sekadar menarik simpati masyarakat, tetapi kami berbuat dari hati kami sehingga kita bisa mengubah pandangan bahwa ini bukan sekadar partai baru, tetapi ini baru partai, partai yang benar-benar dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” tegas Vicoas.

Baca Juga  Inche Sayuna Dorong Pemda TTS Kolaboratif Atasi 22.459 Anak Putus Sekolah

 

Sementara itu, Ketua DPC PRI Kabupaten TTS, Abdon I. Bonat Tafuli, menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut sebanyak 25 perempuan janda menerima bantuan sosial dari PRI.

 

Ia menjelaskan bahwa penanaman sawi putih dipilih sebagai simbol komitmen PRI dalam mendukung pengembangan sektor hortikultura di Kabupaten TTS.

 

“Kita di TTS ini terkenal dengan hortikultura. Salah satu ikon dari PRI adalah memicu dan menunjang pengembangan hortikultura. Karena itu tadi ada penanaman simbolis. Artinya, bagaimanapun juga TTS harus mempertahankan hortikultura, sehingga kami dari PRI membuat simbolis tersebut,” ujar Abdon.

 

Terkait perkembangan organisasi, Abdon mengatakan pembentukan struktur partai di Kabupaten TTS masih terus berjalan.

 

“Untuk sekarang di TTS ini ada 32 kecamatan. Dari jumlah itu baru 16 yang sudah dilakukan konsolidasi. Untuk pembentukan DPC, kami masih menunggu SK dari provinsi. Itu baru termasuk dalam struktur karena kami baru mulai bergerak pada awal bulan Juli,” pungkasnya.

 

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.