Tak Hanya di Ruang Sidang, Ketua DPRD TTS Turun Tangan Perbaiki Deker dan Bantu Warga Bangun Rumah

TTS – MataTimorPos.com | Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah, kebutuhan dasar masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) tetap menjadi perhatian Ketua DPRD TTS, Mordekai Liu.

Tidak hanya memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui lembaga DPRD, Politisi PDI Perjuangan ini juga memilih turun langsung ke lapangan dan bergotong royong bersama warga untuk membantu menyelesaikan sejumlah kebutuhan yang mendesak.

Salah satunya terlihat saat Mordekai Liu hadir di Desa Kuatae dan ikut membantu masyarakat memperbaiki deker serta akses jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir.

Perbaikan tersebut dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat dan pemerintah desa. Ketua DPRD TTS turut membantu menyediakan sejumlah material bangunan, seperti semen, pasir dan batu kali, sementara masyarakat terlibat langsung dalam proses pengerjaan.

Deki sapaan akrab Ketua DPRD TTS menjelaskan, bantuan tersebut tidak bersumber dari anggaran pemerintah. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap semangat gotong royong masyarakat yang membutuhkan akses jalan untuk kembali digunakan.

“Terima kasih kepada masyarakat karena sebelumnya sudah ada komunikasi dengan pemerintah desa. Karena keterbatasan anggaran, sementara masyarakat sangat membutuhkan perbaikan jalan, khususnya deker yang putus agar bisa dimanfaatkan kembali,” ujar Deki saat diwawancarai awak media.

Menurutnya, ketika kebutuhan masyarakat belum dapat ditangani melalui anggaran pemerintah, gotong royong menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mencari solusi bersama.

“Dana ini tidak bersumber dari pemerintah, tetapi ini merupakan gotong royong dari masyarakat. Kebetulan Bapak Desa menyampaikan kebutuhan ini, sehingga kami membantu menyediakan bahan-bahan nonlokal. Sedangkan untuk pekerjaan dan bahan lainnya, kita sama-sama,” jelasnya.

Ia berharap, setelah deker tersebut selesai diperbaiki, masyarakat dapat kembali menggunakan jalan yang selama ini menjadi akses penting untuk menjalankan berbagai aktivitas.

Akses tersebut bukan hanya digunakan untuk mobilitas sehari-hari, tetapi juga menjadi jalur yang mendukung kegiatan ekonomi dan kebutuhan masyarakat di Desa Kuatae.

Baca Juga  Tiba di Flores, Tim YNS Langsung Menyalurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak 

“Harapan saya, setelah selesainya deker ini, masyarakat bisa kembali menggunakan jalan karena ini merupakan satu-satunya akses yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Kuatae untuk mobilisasi ekonomi maupun kegiatan lainnya,” katanya.

Tidak berhenti pada perbaikan deker, Deki menyebut masih terdapat satu titik jalan lain yang akan dikerjakan secara gotong royong. Di lokasi tersebut, masyarakat bersama pemerintah desa berencana melakukan rabat jalan dengan panjang mencapai belasan meter.

“Setelah ini selesai, ada satu titik lagi di bagian dalam yang akan kita kerjakan secara gotong royong. Kemungkinan nanti akan dilakukan rabat jalan dengan panjang sekitar belasan meter,” tambahnya.

Ia menegaskan, tanggung jawabnya sebagai Ketua DPRD TTS tidak hanya terbatas pada daerah pemilihannya. Sebagai pimpinan lembaga legislatif, dirinya memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten TTS.

“Saya sebagai Ketua DPRD bukan hanya bekerja di daerah pemilihan, tetapi saya bertanggung jawab untuk seluruh masyarakat Kabupaten TTS,” tegasnya.

Menurutnya, tugas DPRD adalah memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui jalur politik dan kebijakan. Namun, ketika aspirasi tersebut belum dapat ditindaklanjuti karena keterbatasan anggaran, maka langkah nyata melalui gotong royong dapat menjadi alternatif untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Secara politik, kami ada di DPRD untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kalau aspirasi itu belum bisa ditindaklanjuti karena keterbatasan anggaran, berarti yang bisa dilakukan adalah kita bergotong royong bersama seluruh komponen untuk menyelesaikan kebutuhan dasar masyarakat,” ungkapnya.

Komitmen Deki untuk hadir bersama masyarakat juga tidak hanya dilakukan di Desa Kuatae. Dalam beberapa waktu terakhir, ia diketahui turut terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan gotong royong di sejumlah wilayah.

Mulai dari Amanatun Selatan, Amanuban Barat hingga wilayah Mollo, berbagai kebutuhan masyarakat menjadi perhatian. Tidak hanya membantu perbaikan jalan dan deker, Mordekai juga terlibat dalam pembangunan jembatan, penyediaan jaringan perpipaan air bersih hingga membantu masyarakat membangun rumah layak huni.

Baca Juga  YNS : Perempuan Timor Harus Bantu Perempuan Timor

Langkah tersebut menunjukkan bahwa perhatian Ketua DPRD TTS tidak hanya terfokus pada satu wilayah atau daerah pemilihan. Kiprahnya menjangkau sejumlah wilayah yang berada dalam tiga swapraja, yakni Amanuban, Amanatun dan Mollo.

Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah, kehadiran Ketua DPRD TTS di lapangan menjadi bentuk dukungan terhadap masyarakat yang berupaya menyelesaikan persoalan melalui semangat kebersamaan.

Bagi Deki sapaan akrabnya, memperjuangkan aspirasi masyarakat tidak hanya dilakukan melalui ruang sidang DPRD. Ketika kebutuhan masyarakat bersifat mendesak dan belum dapat dijawab melalui kebijakan maupun anggaran, gotong royong menjadi langkah yang dapat dilakukan bersama untuk menghadirkan solusi.

Sementara itu, Kepala Desa Kuatae, Parco Salem, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua DPRD TTS atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya warga RT 07/RW 03 Desa Kuatae.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Desa Kuatae, khususnya RT 07/RW 03, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Bapak Ketua DPRD Kabupaten TTS. Beliau sudah membantu kami dengan pasir, semen dan batu kali untuk memperbaiki jembatan yang selama ini amblas akibat banjir,” ujar Parco.

Ia menjelaskan, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung antara Desa Kuatae dan Kelurahan Cendana. Karena itu, perbaikan jembatan dan deker sangat dibutuhkan agar aktivitas serta mobilitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik.

“Jalan ini merupakan satu-satunya akses penghubung antara Desa Kuatae dan Kelurahan Cendana. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena melalui bantuan serta gotong royong ini, akses masyarakat dapat segera diperbaiki dan kembali dimanfaatkan,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.